Pengaruh metode penyuluhan dan status sosial ekonomi terhadap adopsi inovasi teknologi inseminasi buatan (IB) pada peternak sapi potong
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia August 02, 2025 Volume 11, Number 2 5 authors
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode penyuluhan dan status sosial ekonomi terhadap adopsi inovasi teknologi inseminasi buatan (IB) pada peternak sapi potong di Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai. Penelitian dilaksanakan pada Mei–Juli 2024 dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sebanyak 40 responden ditentukan menggunakan metode quota sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode penyuluhan (kunjungan usaha tani, demonstrasi, sekolah lapang, dan pemanfaatan internet) berada pada kategori sedang. Dari aspek status sosial ekonomi, variabel seperti skala usaha dan pendapatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap adopsi inovasi IB. Sebaliknya, resiko usaha, umur, keaktifan, tingkat partisipasi, dan minat beternak memberikan pengaruh yang signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa keberhasilan adopsi inovasi teknologi IB tidak hanya ditentukan oleh metode penyuluhan, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kondisi sosial ekonomi peternak.
Authors
Hartina Beddu
Politeknik pembangunan pertanian Gowa
Muhammad Irfan Arya
Politeknik pembangunan pertanian Gowa
Nur Rahmah Razak
Politeknik pembangunan pertanian Gowa
Irma Irma
Politeknik pembangunan pertanian Gowa
Hayun Mohamad Abdul
Politeknik pembangunan pertanian Gowa
Keywords
No keywords available
References
Ahmed, S., & Sharma, P. (2025). Impact of on‑farm demonstrations on technology adoption, yield, and profitability among small farmers of wheat in Pakistan: An experimental study. Agriculture, 15(2), 214. https://doi.org/10.3390/agriculture15020214
Alimuddin, A. A. (2021). Faktor rendahnya adopsi teknologi inseminasi buatan di Kelurahan Sapaya Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa. Skripsi. Universitas Hasanuddin. https://repository.unhas.ac.id/9471/2/I011171058_skripsi_19-10-2021%20Bab%201-2.pdf
Amrullah, E. R., Takeshita, H., & Tokuda, H. (2023). Impact of access to agricultural extension on the adoption of technology and farm income of smallholder farmers in Banten, Indonesia. Journal of Agribusiness in Developing and Emerging Economies, 15(3), 531–547. https://doi.org/10.1108/JADEE-06-2023-0143emerald.com
Beddu, S., Razak, N. R., Abdul, A., & Irma, N. (2023). Faktor sosial ekonomi peternak dan hubungannya dengan adopsi teknologi peternakan. Jurnal Sains Peternakan Indonesia, 18(2), 115–122.
Badan Pusat statistika. (2023). Kecamatan Sinjai Tengah dalam Angka.
Cahyani, C., Muatip, K., & Haryoko, I. (2025). Hubungan umur dan pendidikan dengan tahapan adopsi inseminasi buatan pada peternak sapi potong di Kabupaten Kebumen. ANGON: Journal of Animal Science & Technology, 6(3), 303–308.
Demita, N. (2020). Adopsi inovasi inseminasi buatan pada peternak sapi potong di Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Skripsi. Universitas Andalas.
Dewi, Y. A., Bahru, B. A., & Zeller, M. (2024). Performance of agricultural extension agents in Indonesia: Evidence from a nationally representative survey. Journal of Agricultural Education and Extension. Advance online publication. https://doi.org/10.1080/1389224X.2024.2407178 discovery.researcher.life
Ediset, & Heriyanto. (2020). Pengaruh status sosial ekonomi terhadap adopsi teknologi di peternak sapi potong. Jurnal Agrisistem, 16(2), 99–105.
Ediset, & Jaswandi. (2025). Peran metode penyuluhan terhadap adopsi IB di Dharmasraya. BIO Web of Conferences, 177, 01006. https://doi.org/10.1051/bioconf/202517701006
Ermawati, A., Akhmad, F., & Idhan, M. (2023). Efektivitas metode penyuluhan inseminasi buatan sesuai karakteristik peternak. Jurnal Pengembangan Peternakan Nusantara, 12(1), 45–53.
Frianto, A. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi teknologi inseminasi buatan di Kabupaten Soppeng. Skripsi. Universitas Hasanuddin. https://repository.unhas.ac.id/36690/2/I11115061_skripsi_09-03-2023%20bab%201-2.pdf
Genesti, E., Elisia, R. E., & Maiyontoni. (2024). Inseminasi buatan (IB): Peningkatan kelahiran ternak dan pendapatan usaha peternakan. Jurnal Tropicalanimal, 2(2), 110–119. https://doi.org/10.24036/jeta.v2i2.63
Hastuti, D. (2008). Pengaruh karakteristik individu terhadap adopsi inovasi teknologi pertanian. Jurnal Penyuluhan, 4(2), 101–110. https://doi.org/10.1234/jp.v4i2.2008
Huza, U. A. E., Muatip, K., & Nugroho, A. P. (2023). Hubungan pendidikan dan pengalaman dengan pengetahuan reproduksi kerbau. ANGON: Journal of Animal Science & Technology, 5(1), 49–56.
Irma, N. (2022). Peran status sosial ekonomi dalam keberhasilan adopsi inovasi peternakan. Jurnal Ekonomi dan Pertanian Berkelanjutan, 10(3), 122–130.
Jumiyati, S. (2024). Demonstration plots as extension method adopted for agricultural technology dissemination in Indonesia. Journal of Climate Smart Agriculture, 11(3), 210–225. ResearchGate
Khoirani, K., Nikmaturrayan, & Lukman, H. Y. (2022). Penggunaan sperma beku dalam peningkatan mutu genetik sapi Bali di Kabupaten Bima. Jurnal Riset Veteriner Indonesia, 3(1), 56–64.
Laurestabo, A. S., Poli, Z., Lomboan, A., Bujung, J. R., & Paath, J. F. (2022). Evaluasi penerapan inseminasi buatan pada sapi potong di Kecamatan Sangkub. ZOOTEC, 42(1), 220–228.
Lestari, R., Baga, L. M., & Nurmalina, R. (2017). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi teknologi inseminasi buatan pada peternakan rakyat di Indonesia. Jurnal Manajemen & Agribisnis, 14(1), 47–54. https://doi.org/10.17358/jma.14.1.47
Mariyono, J., & Kuntariningsih, A. (2024). Empowering farmer communities through demonstration farms to improve rice farming performance in East Java, Indonesia. International Journal of Agricultural Extension, 5(4), 150–162. ResearchGate
Mardian, I., Herawati, N., Bulu, Y. G., Aisah, A. R., Erawati, B. T. R., & Hidayah, B. N. (2020). Efektivitas Sekolah Lapang Perbenihan Kedelai di Desa Mandiri Benih Kabupaten Bima. Dalam Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke‑8 (hlm. xx–xx). Universitas Sriwijaya. conference.unsri.ac.id
Maulana, R., & Effendi, M. H. (2021). Inovasi teknologi reproduksi dalam mendukung swasembada daging sapi nasional. Jurnal Peternakan Indonesia, 23(3), 205–213.
Mulyani, S., Hidayat, T., & Purnomo, H. (2020). Efektivitas metode penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan peternak tentang inseminasi buatan di Kabupaten Sleman. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Penyuluhan Pertanian, 8(1), 33–40.
Nugraha, R. A., Agustina, E., & Nurani, L. H. (2016). Faktor sosial ekonomi dalam adopsi inovasi teknologi pertanian. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 11(2), 21–30. https://doi.org/10.25015/jpp.v11i2.789
Nuraeni, & Faradila, D. (2025). Minat peternak dan adopsi inseminasi buatan di Situbondo. Jurnal Nukleus Peternakan, 12(1), 43–49.
Nuzuliyah, L., & Irawan, D. (2022). Evaluasi penyuluhan model Sekolah Lapang terhadap perubahan perilaku petani padi di Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas. Partner: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 27(2), xx–xx. https://doi.org/10.35726/jp.v27i2.800
Pasino, S., Waru, A. T., & Mirnawati, M. (2020). Peningkatan produktivitas sapi betina menggunakan metode rektovaginal IB. Jurnal Peternakan Lokal, 2(2), 39–45.
Ramdani, M. G., Kusumastuti, A. E., & Akhiroh, P. (2023). Peran media sosial terhadap penguasaan manajemen pemeliharaan ternak broiler: Studi kasus peternak mitra PT Ciomas Adisatwa di Cilacap. Universitas Brawijaya. UB Repository
Rasyid, T. G., Rohani, S. T., Hatta, M., Diansari, P., Abdullahi, A. B., Darwis, M., & Basri, Z. (2024). Tingkat adopsi inovasi peternak terhadap teknologi IB Program UPSUS SIWAB. AGROVITAL: Jurnal Ilmu Pertanian, 9(1), 36–41.
Razak, N. R., Herianto, H., Armayanti, A. K., & Kurniawan, M. E. (2021). Karakteristik peternak dan keberhasilan inseminasi buatan di Kecamatan Sinjai Barat. Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan, 17(2), 111–118.
Sinaga, I. G. V., Memah, M. Y., & Pangemanan, P. A. (2025). Pemanfaatan media sosial oleh penyuluh pertanian di Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon. Journal of Agribusiness and Rural Development (Jurnal Agribisnis dan Pengembangan Pedesaan), 7(1), 13–20. https://doi.org/10.35791/agrirud.v7i1.60716Unsrat E-Journal
Suswadi, & Irawan, N. C. (2023). Digital transformation of agricultural extension in Indonesia: A comprehensive analysis. Agris on‑line Papers in Economics and Informatics, 15(4), 135–146. https://doi.org/10.7160/aol.2023.150410
Wibowo, A. T., & Kartini, T. (2022). Pemanfaatan media digital dalam penyuluhan peternakan: Studi kasus di masa pandemi COVID-19. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 20(1), 45–54. https://doi.org/10.25077/jkp.20.1.45-54.2022
Yamesa Away, S. F., Fitriana, L., & Nasution, H. H. B. (2022). Analysis of farmers’ satisfaction level with the performance of agricultural extension agents: A case study in Rantau Kasai Village, Rokan Hulu Regency, Riau Province. Open Global Scientific Journal, 1(2), 57–76. ResearchGate
Citation generator
Cite this article
Hartina Beddu; Muhammad Irfan Arya; Nur Rahmah Razak; Irma Irma; Hayun Mohamad Abdul (2025). Pengaruh metode penyuluhan dan status sosial ekonomi terhadap adopsi inovasi teknologi inseminasi buatan (IB) pada peternak sapi potong. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 11(2), 222-233. https://doi.org/10.29210/020255772
Hartina Beddu; Muhammad Irfan Arya; Nur Rahmah Razak; Irma Irma; Hayun Mohamad Abdul. "Pengaruh metode penyuluhan dan status sosial ekonomi terhadap adopsi inovasi teknologi inseminasi buatan (IB) pada peternak sapi potong." Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia 11, no. 2 (2025): 222-233. https://doi.org/10.29210/020255772
Hartina Beddu; Muhammad Irfan Arya; Nur Rahmah Razak; Irma Irma; Hayun Mohamad Abdul (2025) 'Pengaruh metode penyuluhan dan status sosial ekonomi terhadap adopsi inovasi teknologi inseminasi buatan (IB) pada peternak sapi potong', Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 11(2), pp. 222-233. https://doi.org/10.29210/020255772
Hartina Beddu; Muhammad Irfan Arya; Nur Rahmah Razak; Irma Irma; Hayun Mohamad Abdul. "Pengaruh metode penyuluhan dan status sosial ekonomi terhadap adopsi inovasi teknologi inseminasi buatan (IB) pada peternak sapi potong." Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, vol. 11, no. 2, 2025, pp. 222-233. https://doi.org/10.29210/020255772