Mekanisme kekerasan simbolik dalam proses pendidikan formal di kota Palu
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia December 30, 2024 Volume 10, Number 4 6 authors
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap mekanisme terjadinya kekerasan simbolik pada siswa SD di Kota Palu. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jumlah informan ditetapkan 8 orang guru dan 40 orang siswa yang tersebar di SDN 6 Palu, SDN 12 Palu, SD Inpres Baru, SD Inpres 1 Kawatuna. Dengan analisis datanya model Miles and Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa mekanisme terjadinya kekerasan simbolik dalam proses pendidikan yaitu melalui modal kuasa simbolik guru yang dipraktikkan melalui gambar-gambar dalam buku cetak dan digunakan dalam proses pembelajaran di kelas, materi yang dipaparkan secara tekstual tanpa dikembangkan sesuai dengan kondisi latar belakang kelas sosial siswa, tanpa disadari mewakili dominasi kelompok atas untuk mempertahankan posisi dan memperkenalkan hasil-hasil produksinya untuk menunjang standar kehidupan yang lebih baik di dalam kelas sosialnya. Materi pembelajaran dalam dokumen kurikulum merupakan produk kelas sosial atas yang diproduksi melalui penguasa dan guru mempromisikan pengetahuan tersebut sehingga terjadi kekersan simbolik pada siswa kelas sosial bawah. Dapat disimpulkan bahwa mekanisme kekerasan simbolik dalam proses pendidikan terjadi melalui produksi buku-buku pelajaran yang menunjukkan hegemoni kelas ata terhadap kelas bawah dan guru menjadi agen yang menyampaikan kekerasan simbolik tersebut.
Authors
Arif Firmanyah
Universitas Tadulako
Juraid Abdul Latief
Universitas Tadulako
Indah Ahdiah
Universitas Tadulako
Ilyas Lampe
Universitas Tadulako
Herlina Herlina
Universitas Tadulako
Bau Ratu
Universitas Tadulako
Keywords
ReproduksiModalKekerasan simbolik
References
Amrulloh, Z. (2021). Kuasa Tuan Guru Atas Kepemimpinan Keagamaan: Modal Sosial sebagai Legitimasi Perubahan Sosial di Lombok. Mudabbir, 2(1), 17–36.
Aprilianti, L., & Yulindrasari, H. (2021). Symbolic Violence in Early Childhood Education. Proceedings of the 5th International Conference on Early Childhood Education (ICECE 2020), 538(Icece 2020), 297–301. https://doi.org/10.2991/assehr.k.210322.063
Apriyansyah, D. (2021). Kekerasan Simbolik Dalam Praktek Pendidikan Agama Islam. Jurnal Mubtadiin, 7(1), 159–174. http://journal.unilak.ac.id/index.php/JIEB/article/view/3845%0Ahttp://dspace.uc.ac.id/handle/123456789/1288
Arifin, M. Z. (2019). Modus Dominasi Pada Habitus Masyarakat Nadoman. Pantun: Jurnal Ilmiah Seni Budaya, 4(1), 25–35.
Bourdieu, P. (2009). Praktik Pemikiran Pierre Bourdieu (R. K. Harker, C. Mahar, C. Wilkes, S. Rahmana, & P. Maizier (eds.)). Jalasutra.
Bourdieu, P. (2014). Menyikap Kuasa Simbol (F. Fashri (ed.)). Jalasutra.
Bujorean, E. (2014). Violence Pertaining to Educational Institutions. Arguments for Formative Programs for Teachers in Universities. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 142, 633–639. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.07.678
Creswell, J. W. (2015). Educational Research : planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative (3rd ed.). Pearson.
Fachruddin, F. (2018). Kekerasan Simbolik di Sekolah. Sukma: Jurnal Pendidikan, 2(2), 311–327. https://doi.org/10.32533/02208.2018
Fadhilah, A. N., & Munjin. (2022). Kekerasan dalam Pendidikan di Sekolah: Bentuk, Sebab, Dampak, dan Solusi. Jurnal Kependidikan, 10(2), 325–344. https://doi.org/10.24090/jk.v10i2.8209
Fahham, A. M. (2024). Kekerasan Pada Anak Di Satuan Pendidikan. In DPR RI Bidang Kesra Komisi VIII. https://pusaka.dpr.go.id
Faridah, S. N., & Sadewo, F. X. S. (2018). Kekerasan Simbolik Di Sekolah (Studi Kasus di SD Negeri Pucango Kecamatan Kali Tengah Kabupaten Lamongan). Paradigma, 6(2), 1–5. http://link.springer.com/10.1007/978-3-319-59379-1%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/B978-0-12-420070-8.00002-7
Fatmawati, N. I. (2020). Pierre Bourdieu Dan Konsep Dasar Kekerasan Simbolik. Madani Jurnal Politik Dan Sosial Kemasyarakatan, 12(1), 41–60. https://doi.org/10.52166/madani.v12i1.1899
Foucault, M. (2017). Power/Knowledge, Wacana/Pengetahuan: Terjemahan Yudi Santoso. Pustaka Promethean.
Gremsci, A. (2017). Sejarah dan Budaya. PT. Buku Seru.
Haerussaleh, H., & Huda, N. (2021). Modal Sosial, Kultural, Dan Simbolik Sebagai Representasi Pelanggengan Kekuasaan Dalam Novel the President Karya Mohammad Sobary (Kajian Pierre Bourdiue). Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Metalingua, 6(1), 19–28. https://doi.org/10.21107/metalingua.v6i1.10032
Hamzah, & Ningsih, K. (2015). Praktek Kekuasaan dan Dominasi Guru Di Dalam Kelas Ditinjau dari Struktur Wacana Pedagogik Pembelajaran Bahasa Inggris. Lingua Didaktika, 9(1), 18–29.
Ilham, A. A. (2022). Analisis Kasus Kekerasan terhadap Anak dan Kebijakan Pencegahannya di Kabupaten Kulonprogo. Jurnal Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan, 11(4), 86–102.
Jadi, M. (2021). Kekerasan Terhadap Perempuan: Pemicu Dan Alternatif Penanganan. Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2), 110–126. https://doi.org/10.31943/afiasi.v6i2.161
Kurniawati, K. R. A., Budiyono, B., & Saputro, D. R. S. (2017). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Dan Numbered Heads Together Ditinjau Dari Kecerdasan Interpersonal Siswa Pada Pokok Bahasan Bangun Ruang Sisi Datar. Jurnal Pendidikan Matematika, 11(1), 15–27. https://doi.org/10.22342/jpm.11.1.3948.15-28
Listiani, W., Ahimsa-Putra, H. S., Simatupang, G. L. L., & Piliang, Y. A. (2013). Struktur Modal Pierre Bourdieu pada Pelaku Kreatif Grafis Fashion Bandung. ATRAT: Jurnal Seni Rupa , 1(1), 76–89. https://jurnal.isbi.ac.id/index.php/atrat/article/download/404/350
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage Publications, Inc.
Nugroho, A. (2019). Teori Habitus Pierre Bourdieau. Academia.Edu. https://www.academia.edu/33077741/Teori_Sosiologi_Pierre_Bourdieu
Perempuan, K. (2023). Catatan Tahunan Komnas Perempuan Tahun 2023 Kekerasam Terhadap Pere,puan di Ranah Publik dan Negara: Minimnya perlindungan dan Pemulihan. In Komnas HAM.
Pramono, W., & Dwiyanti Hanandini. (2022). Tindak Kekerasan Terhadap Anak Di Sekolah: Bentuk dan Aktor Pelaku. Jurnal Administrasi Publik Dan Pemerintahan, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.55850/simbol.v1i1.6
Puspita, F., & Almawangir, F. H. M. (2020). Peran Habitus dalam Pembentukan Kapital Intelektual Peserta Didik di Madrasah. IJIP : Indonesian Journal of Islamic Psychology, 1(2), 170–185. https://doi.org/10.18326/ijip.v1i2.170-185
Putri, R. O. (2020). Kekerasan Simbolik (Studi Relasi Pendidik Dan Peserta Didik). FITRAH:Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 5(1), 55–82. https://doi.org/10.24952/fitrah.v5i1.1332
Reresi, M., Rahawarin, B. A., & Ngoranubun, W. (2023). Telaah Kritis Kekerasan Simbolik antara Guru dan Peserta Didik di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 8(2), 156–167. https://doi.org/10.21067/jmk.v8i2.8177
Siswadi, G. A. (2024). Reproduksi Kekuasaan Melalui Kekerasan Simbolik Dalam Sistem Pendidikan: Analisis Kritis Pemikiran Pierre Bourdieu. Widya Aksara: Jurnal Agama Hindu, 29(1), 21–31. https://doi.org/10.54714/widyaaksara.v29i1.255
Strauss, A., & Corbin, J. (2017). Dasar-dasar Penelitian Kualitatif. Pustaka Pelajar.
Sugiyatno. (2010). Kekerasan Di Sekolah Bagian Masalah Pendidikan Sosial- Emosional. Paradigma: Jurnal Psikologi Pendidikan Dan Konseling, 09, 29–42.
Syafiuddin, A. (2018). Pengaruh Kekuasaan Atas Pengetahuan (Memahami Teori Relasi Kuasa Michel Foucault). Refleksi Jurnal Filsafat Dan Pemikiran Islam, 18(2), 141–155. https://doi.org/10.14421/ref.v18i2.1863
Thapar-Björkert, S., Samelius, L., & Sanghera, G. S. (2016). Exploring symbolic violence in the everyday: Misrecognition, condescension, consent and complicity. Feminist Review, 112(1), 144–162. https://doi.org/10.1057/fr.2015.53
Umanailo, M. C. B. (2018). Mengurai Kekerasan Simbolik Di Sekolah: Sebuah Pemikiran Pierre Bourdiue Tentang Habitus Dalam Pendidikan. In Universitasa Iqra Buru (Issue March). https://doi.org/10.13140/RG.2.2.24809.80483
Wiegmann, W. L. (2017). Habitus, symbolic violence, and reflexivity: Applying bourdieu’s theories to social work. Journal of Sociology and Social Welfare, 44(4), 95–116. https://doi.org/10.15453/0191-5096.3815
Citation generator
Cite this article
Arif Firmanyah; Juraid Abdul Latief; Indah Ahdiah; Ilyas Lampe; Herlina Herlina; Bau Ratu (2024). Mekanisme kekerasan simbolik dalam proses pendidikan formal di kota Palu. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 10(4), 817-824. https://doi.org/10.29210/020242547
Arif Firmanyah; Juraid Abdul Latief; Indah Ahdiah; Ilyas Lampe; Herlina Herlina; Bau Ratu. "Mekanisme kekerasan simbolik dalam proses pendidikan formal di kota Palu." Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia 10, no. 4 (2024): 817-824. https://doi.org/10.29210/020242547
Arif Firmanyah; Juraid Abdul Latief; Indah Ahdiah; Ilyas Lampe; Herlina Herlina; Bau Ratu (2024) 'Mekanisme kekerasan simbolik dalam proses pendidikan formal di kota Palu', Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 10(4), pp. 817-824. https://doi.org/10.29210/020242547
Arif Firmanyah; Juraid Abdul Latief; Indah Ahdiah; Ilyas Lampe; Herlina Herlina; Bau Ratu. "Mekanisme kekerasan simbolik dalam proses pendidikan formal di kota Palu." Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, vol. 10, no. 4, 2024, pp. 817-824. https://doi.org/10.29210/020242547