Integrasi teknologi digital dalam pembelajaran pendidikan pancasila untuk penguatan karakter kewarganegaraan

Journal of Educational and Learning Studies October 23, 2026 Volume 9, Number 2 4 authors

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perencanaan dan pelaksanaan integrasi teknologi digital dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya dalam penguatan karakter kewarganegaraan peserta didik di SMAN 3 Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada periode 7 September–7 Oktober 2026, kemudian dianalisis melalui pengumpulan data, reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber. Temuan menunjukkan bahwa teknologi digital dimanfaatkan untuk menyajikan materi, mengakses sumber informasi, berdiskusi, mengerjakan tugas, melakukan presentasi, serta melaksanakan asesmen dan refleksi pembelajaran. Integrasi yang bermakna tidak ditentukan oleh banyaknya aplikasi, tetapi oleh kesesuaian teknologi dengan tujuan, materi, strategi pedagogis, dan aktivitas peserta didik. Faktor pendukung meliputi kompetensi dan pengalaman guru, dukungan sekolah, kesiapan peserta didik, serta pengembangan profesional. Hambatan mencakup variasi kompetensi guru, distraksi dan kedisiplinan peserta didik, serta kendala jaringan dan perangkat. Penelitian menyimpulkan bahwa teknologi berpotensi menjadi ruang praktik kewarganegaraan apabila diarahkan pada tanggung jawab, partisipasi, penghargaan terhadap perbedaan, literasi informasi, kolaborasi, dan etika digital. Temuan bersifat kontekstual dan tidak dimaksudkan sebagai bukti kausal peningkatan karakter

Authors

  1. Suci Naurah Nazhifah

    Universitas Negeri Padang

  2. Hasrul Hasrul

    Universitas Negeri Padang

  3. Fatmariza Fatmariza

    Universitas Negeri Padang

  4. Susi Fitria Dewi

    Universitas Negeri Padang

Keywords

References

  1. Agusa, A. A., Rizal, A., Muhajir, & Jamalong, A. (2025). From awareness to action: Rethinking high school civic education for the digital generation in Indonesia. Cogent Education, 12(1), Article 2534156. https://doi.org/10.1080/2331186X.2025.2534156
  2. Boeskens, L., & Echazarra, A. (2025). Using digital resources for learning: Policy insights from PISA 2022 (OECD Education Working Papers No. 340). OECD Publishing.
  3. Choi, M. (2016). A concept analysis of digital citizenship for democratic citizenship education in the internet age. Theory & Research in Social Education, 44(4), 565–607. https://doi.org/10.1080/00933104.2016.1210549
  4. Fajri, I., Budimansyah, D., & Komalasari, K. (2022). Digital citizenship in civic education learning: A systematic literature review. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 10(3).
  5. Jones, L. M., & Mitchell, K. J. (2016). Defining and measuring youth digital citizenship. New Media & Society, 18(9), 2063–2079. https://doi.org/10.1177/1461444815577797
  6. Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
  7. Mishra, P., & Koehler, M. J. (2006). Technological pedagogical content knowledge: A framework for teacher knowledge. Teachers College Record, 108(6), 1017–1054. https://doi.org/10.1111/j.1467-9620.2006.00684.x
  8. OECD. (2024). Transforming education in Indonesia: Policies and implementation. OECD Publishing.
  9. Yusuf, N., Wibowo, A. P., & Budiono. (2024). Digital citizenship education: Pancasila as a source of digital ethics in Indonesia. JED (Jurnal Etika Demokrasi), 9(1), 70–83. https://doi.org/10.26618/jed.v9i1.11721