Analysis of the needs for RADEC-based social studies teaching materials

Journal of Educational and Learning Studies March 30, 2026 Volume 9, Number 1 6 authors

Abstract

This study aimed to analyze the need for developing RADEC-based Social Studies teaching materials to enhance environmental literacy among elementary school students in the Sarimukti Landfill area, West Bandung Regency. A descriptive qualitative approach was employed involving teachers and fifth-grade students from elementary schools located near the Sarimukti Landfill. Data were collected through questionnaires, observations, and interviews and analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed a strong need for contextual teaching materials that support reading activities, analytical questioning, collaborative discussions, concept explanation, and project creation. Students demonstrated positive responses to the RADEC learning stages and showed high interest in environmental learning, although their understanding of environmental issues remained limited. RADEC-based Social Studies teaching materials are needed to provide meaningful learning experiences and strengthen students’ environmental literacy through contextual environmental issues surrounding the Sarimukti Landfill.

Authors

  1. Sri Rohartati

    Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Langlangbuana

  2. Bunyamin Maftuh

    Universitas Pendidikan Indonesia

  3. Wahyu Sopandi

    Universitas Pendidikan Indonesia

  4. Rachmat Setiawan

    Universitas Langlangbuana

  5. Hendy Satria Nugraha

    Universitas Langlangbuana

  6. Putri Fatimatuz Zuhro

    National Taiwan University of Science and Technology, Taiwan

Keywords

References

  1. Abidah, S. (2025). Pengaruh model pembelajaran RADEC pada pembelajaran IPA terhadap kesadaran lingkungan dan hasil belajar siswa SDNU Gurah Kediri (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim). Dalam Laman: http://etheses.uin-malang.ac.id/81718/
  2. Aisyah, A., Putri, K. A. J. A., & Firjanah, L. (2024). Pentingnya Membangun Kesadaran Lingkungan Melalui Pembelajaran PKN di Sekolah Dasar untuk Membentuk Karakter Peduli Lingkungan pada Siswa. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3), 11. DOI: https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.529
  3. Ardoin, N. M., Bowers, A. W., & Gaillard, E. (2020). Environmental education outcomes for conservation: A systematic review. Biological conservation, 241, 108224.
  4. Ariyanti, F. D. (2025). Dampak Aktivitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang Terhadap Kondisi Lingkungan dan Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Kedungpane Kecamatan Mijen Kota Semarang (Doctoral dissertation, Universitas Ivet). Dalam Laman: https://eprint.ivet.ac.id/id/eprint/1016/
  5. Arodani, M. P., & Firdausy, F. (2025). Pendidikan sekolah dasar 2024; Menyiapkan generasi emas dengan keterampilan abad 21. Jurnal Ilmiah Research Student, 2(1), 145-154. DOI:https://doi.org/10.61722/jirs.v2i1.3633
  6. Azdkia, H., Fauziah, N., & Purwandari, E. (2024). Pentingnya Literasi Lingkungan Dalam Menghadapi Krisis: Analisis Studi Pustaka Ilmu Sosial. Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Pengabdian Masyarakat, 1(1), 8-17.
  7. DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.14883809
  8. Bada, S. O., & Olusegun, S. (2015). Constructivism learning theory: A paradigm for teaching and learning. Journal of Research & Method in Education, 5(6), 66-70.
  9. Damayanti, S. P., Segara, N. B., Virgiawan, D., & Marzuqi, M. I. (2025). Kajian Potensi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo Sebagai Sumber Belajar IPS. Jurnal Dialektika Pendidikan IPS, 5(3), 117-124. Dalam Laman https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/PENIPS/article/view/70874/52638
  10. Desca, R. T. F. (2025). Pengembangan Bahan Ajar Flipbook Berbasis Radec (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) Pada Mata Pelajaran Ipas Kelas V Sd/Mi (Doctoral dissertation, UIN RADEN INTAN LAMPUNG). Dalam Laman: https://repository.radenintan.ac.id/41979/
  11. Djayadin, C. (2025). Pemanfaatan bahan ajar pendidikan agama Islam audiovisual berbasis pembelajaran kontekstual pada kelas inklusif. Jurnal Pendidikan Islam AL-ILMI, 8(1), 57-70. DOI: https://doi.org/10.32529/al-ilmi.v8i1.3925
  12. Haryonik, Y., & Bhakti, Y. B. (2018). Pengembangan bahan ajar lembar kerja siswa dengan pendekatan matematika realistik. MaPan: Jurnal Matematika dan Pembelajaran, 6(1), 40-55. DOI: https://doi.org/10.24252/mapan.2018v6n1a5
  13. Hollweg, K. S., Taylor, J. R., Bybee, R. W., Marcinkowski, T. J., McBeth, W. C., & Zoido, P. (2011). Developing a framework for assessing environmental literacy. Washington, DC: North American Association for Environmental Education, 122.
  14. Inah, E. N. (2015). Peran komunikasi dalam interaksi guru dan siswa. Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, 8(2), 150-167. Dalam Laman: file:///C:/Users/ACER/Downloads/akreditasi,+10.+Ety+Nur+Inah%20(1).pdf
  15. Iswati, I., Sukarman, S., & Faqih, A. (2025). Pengaruh Metode Contextual Teaching and Learning untuk Meningkatkan Kompetensi pada Materi Realitas Sosial (Studi Kasus: Kelas X MAN 1 Jepara). AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 5(1), 539-550. DOI: https://doi.org/10.37481/jmh.v5i1.1258
  16. Khasanah, N., Puspitasari, D., Mufidah, E., Kurniyadi, R., Afroni, A., & Aji, G. (2025). Mengintegrasikan kesadaran lingkungan pada pengajaran di tingkat sekolah dasar. Penerbit Nem.
  17. Marissa, S. W. (2024). Pengaruh Model Read-Answer-Discuss-Explain-Create (Radec) Terhadap Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik Kelas Vii Pada Materi Pencemaran Lingkungan. Dalam Laman: https://digilib.unila.ac.id/84787/ .
  18. McBride, B. B., Brewer, C. A., Berkowitz, A. R., & Borrie, W. T. (2013). Environmental literacy, ecological literacy, ecoliteracy: What do we mean and how did we get here?. Ecosphere, 4(5), 1-20. DOI:
  19. https://doi.org/10.1890/ES13-00075.1.
  20. Miterianifa, M., & Mawarni, M. F. (2024). Penerapan model pembelajaran literasi lingkungan dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lingkungan. Jurnal Sains Dan Edukasi Sains, 7(1), 68-73. DOI: https://doi.org/10.24246/juses.v7i1p68-73
  21. Miles, M.B, Huberman, A.M, and Saldana. 2014. Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook, Edition 3. Sage Publications. Terjemahan Tjetjep Rohindi Rohidi, UI-Press.
  22. Nousheen, A., & Tabassum, F. (2024). Menilai kesadaran keberlanjutan mahasiswa dalam kaitannya dengan persepsi mereka terhadap gaya pengajaran: sebuah studi eksplorasi dalam konteks Pakistan. Jurnal Internasional Keberlanjutan dalam Pendidikan Tinggi , 25 (6), 1214-1231. DOI: https://doi.org/10.1108/IJSHE-12-2022-0406
  23. Nurfadillah, Siti. 2024. “Implementasi Model Pembelajaran RADEC untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik SMP.” In Proceeding Seminar Nasional IPA, 591–600. https://proceedings.unnes.ac.id/snipa/article/view/3746/3186.
  24. Nurjanah, I., Puspitasari, W. D., Febriyanto, B., & Rosidah, A. (2026). Pemanfaatan kearifan lokal dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar: Systematic literature review. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(01), 135-147. DOI: https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.43336
  25. Pohan, Anugerah Agung, and Ewin Sanjaya Gajah. 2026. “Relevansi Model Pembelajaran RADEC Terhadap Kemampuan Membaca dan Menulis Siswa.” Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) 11(3): 1240–46. DOI: https://doi.org/10.36709/bastra.v11i3.2772.
  26. Pratiwi, R., & Helsa, Y. (2025). Model Pembelajaran Read, Answer, Discuss, Explain, and Create (Radec) dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa di Sekolah Dasar. Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(3), 148-157. DOI: https://doi.org/10.62383/hardik.v2i3.1769
  27. Rahmawati, N., Murniviyanti, L., & Riyanti, H. (2024). Pengaruh model pembelajaran RADEC (read, answer, discuss, explain, create) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V SD IT Salsabila Palembang. Indonesian Journal of Islamic Elementary Education, 4(2), 162-171. DOI: https://doi.org/10.28918/ijiee.v4i2.8887
  28. Rakim, R., Liud, Y. H., Nendissa, J. E., Langi, E. A., & Tonapa, D. (2025). Kompetensi dan strategi pembelajaran kontekstual bagi guru Pendidikan Agama Kristen dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Jurnal Gamaliel: Teologi Praktika, 7(1), 33-50. DOI: https://doi.org/10.38052/gamaliel.v7i1.286.
  29. Rohaeni, S., Djuanda, D., & Iswara, P. D. (2025). Pengembangan Bahan Ajar Materi Teks Bahasa Indonesia Berbasis Budaya Jawa Barat Fase C. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 11(1), 1387-1396. DOI: https://doi.org/10.30605/onoma.v11i1.5495.
  30. Roth, C. E. (1992). Environmental literacy: its roots, evolution and directions in the 1990s.
  31. Saputra, M. (2021). T: Kelayakan Pengembangan Tpa Sarimukti Sebagai Kawasan Industri Sampah (Kis) (Berdasarkan Aspek Ekonomi) (Doctoral dissertation, Institut Teknologi Nasional Bandung). Dalam Laman : https://eprints.itenas.ac.id/1497/
  32. Sari, C. N., Al-illahiyah, L. H., Kaban, L. B., Hasibuan, M. R., Nasution, R. H., & Sari, W. F. (2023). Keterbatasan fasilitas tempat pembuangan sampah dan tantangan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah (Studi kasus di Desa Jandi Meriah Kec. Tiganderket Kab. Karo). Journal Of Human And Education (JAHE), 3(2), 268-276. DOI: https://doi.org/10.31004/jh.v3i2.225
  33. Sobel, D. (2004). Pendidikan berbasis tempat: Menghubungkan ruang kelas dan komunitas. Pendidikan untuk makna dan keadilan sosial , 17 (3), 63-64.
  34. Suhermi, L., Barokah, N., & Kamal, R. (2025). Pembelajaran kontekstual sebagai inovasi kreatif dalam menjadikan materi ajar lebih bermakna. JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora, 4(2), 94-103. DOI: https://doi.org/10.56910/jispendiora.v4i2.2197
  35. Susanto, A. (2014). Pengembangan pembelajaran IPS di SD. Kencana.
  36. Tomlinson, B. (2012). Materials development for language learning and teaching. Language teaching, 45(2), 143-179.
  37. Yuliani, W. (2018). Metode penelitian deskriptif kualitatif dalam perspektif bimbingan dan konseling. QUANTA: Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan, 2(2), 83-91. DOI: https://doi.org/10.22460/q.v2i2p83-91.1641
  38. Wulandari, T. (2025, June). Peran Literasi lingkungan terhadap peningkatan kemampuan berfikir kritis: Literature review. In PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) (Vol. 3, pp. 78-83). Dalam Laman: https://www.ejournal.ummuba.ac.id/index.php/SNKP/id/article/view/3108