Perkembangan intelektual siswa sekolah dasar: sebuah kajian literatur

Journal of Educational and Learning Studies November 28, 2021 Volume 4, Number 2 3 authors

Abstract

Siswa sekolah dasar adalah anak yang masih dalam tahap perkembangan intelektual. Intelektual/kognitif merupakan aspek yang harus dikembangkan pada anak. Untuk itu, orang tua dan guru perlu memahami aspek perkembangan intelektual ini. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengkaji perkembangan intelektual siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan desain studi literatur. Penelitian ini mengkaji sebanyak 21 jurnal yang berkaitan dengan perkembangan intelektual siswa sekolah dasar. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dengan proses analisis data menggunakan analisis isi. Temuan membuktikan bahwa setiap anak sekolah dasar pasti akan mengalami perkembangan intelektual. Perkembangan intelektual anak sekolah dasar pada tahap operasional konkrit menurut teori Piaget adalah sekitar usia 7 tahun sampai sekitar 11-12 tahun, sesuai dengan usia anak sekolah dasar. Agar kita mengetahui perkembangan intelektual anak sekolah dasar, kita dapat mengetahui ciri-ciri perkembangan intelektual anak berdasarkan tahap operasional konkrit teori Piaget. Jadi, dengan mengetahui ciri-ciri perkembangan intelektual siswa sekolah dasar, guru dapat mengetahui sejauh mana perkembangan intelektual yang seharusnya dilalui atau belum dilalui oleh seorang siswa sekolah dasar serta mengetahui dan dapat meminimalisir dampak permasalahan terhadap perkembangan intelektual anak. dan mampu memberikan upaya bantuan yang tepat.

Authors

  1. Yana Agustina

    Universitas Negeri Padang

  2. Neviyarni Suhaili

    Universitas Negeri Padang

  3. Irdamurni Irdamurni

    Universitas Negeri Padang

Keywords

References

  1. Alhaddad, I. (2012). Penerapan Teori Perkembangan Mental Piaget Pada Konsep Kekekalan Panjang. Infinity Journal, 1(1), 31–44. https://doi.org/10.22460/infinity.v1i1.5
  2. Anisah, A. S. (2015). Gangguan prilaku pada anak dan implikasinya terhadap perkembangan anak usia sekolah dasar. Pendidikan Dasar, 1(2), 5–20. Diambil dari http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/jpsd/article/download/689/542
  3. Burhaein, E. (2017). Aktivitas Fisik Olahraga untuk Pertumbuhan dan Perkembangan Siswa SD. Indonesian Journal of Primary Education, 1(1), 51–58.
  4. Ellya, R. (2012). Pengaruh Metode Bermain Kreatif Terhadap Prestasi Belajar Matematika Anak Sekolah Dasar. Malih Peddas, 2(2), 51–57. Diambil dari http://journal.upgris.ac.id/index.php/malihpeddas/article/view/502
  5. Ernawulan. (2003). Perkembangan Anak Usia Dini. Jurnal Golden Age, 1–22. https://doi.org/10.29408/goldenage.v2i01.739
  6. Juwantara, R. A. (2019). Analisis Teori Perkembangan Kognitif Piaget pada Tahap Anak Usia Operasional Konkret 7-12 Tahun dalam Pembelajaran Matematika. Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 9(1), 27–34. https://doi.org/10.18592/aladzkapgmi.v9i1.3011
  7. Kau, M. A. (2017). Peran Guru Dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Sekolah Dasar. Proceeding Seminar Dan Lokakarya Nasional Bimbingan Dan Konseling 2017, 1, 157–166. Diambil dari http://journal2.um.ac.id/index.php/sembk/article/view/1281
  8. Khaulani, F., S, N., & Irdamurni, I. (2020). Fase Dan Tugas Perkembangan Anak Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 7(1), 51–59. https://doi.org/10.30659/pendas.7.1.51-59
  9. Kusmiyati, Y., Meilani, N., & Ismail, S. (2013). Kadar Hemoglobin dan Kecerdasan Intelektual Anak. Kesmas: National Public Health Journal, 8(3), 115–118. https://doi.org/10.21109/kesmas.v8i3.353
  10. Latifa, U. (2017). Aspek Perkembangan pada Anak Sekolah Dasar : Masalah dan Perkembangannya. Academica: Journal of Multidisciplinary Studies, 1(2), 185–196.
  11. Ninawati, M. (2012). Kajian Dampak Bilingual Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Sekolah Dasar. Majalah iImiah Widya, 23–27.
  12. Nuryati, N. (2017). Perkembangan intelektual pada anak usia dini. As-Sibyan : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 155–174. Diambil dari http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/assibyan/article/view/1346
  13. Prastowo, A. (2014). Pemenuhan Kebutuhan Psikologis Peserta Didik SD/MI Melalui Pembelajaran Tematik-Terpadu. JURNAL JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar), 1(1), 1–13. https://doi.org/10.26555/jpsd.v1i1.a538
  14. Priyatnomo, M. A., Nurhasanah, & Chamdani, M. (2016). Aspek Kematangan Berfikir (Intelektual) Anak SD. Prosiding Seminar Nasional Inovasi Pendidikan, 538–544.
  15. Saleh, Y. T., Nugraha, M. F., & Nurfitriani, M. (2017). Model Permainan Tradisional “Boy-Boyan” Untuk Meningkatkan Perkembangan Sosial Anak SD. ELSE (Elementary School Education Journal): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 1(2b), 127–138.
  16. Samio. (2018). Aspek – Aspek Pertumbuhan Dan Perkembangan Peserta Didik. Best Journal (Biology Education, Sains and Technology), 1(2), 36–43. https://doi.org/10.30743/best.v1i2.791
  17. Sujadi, A. (2013). Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecerdasan Intelektual Anak Usia Sekolah Di Sd Kristen Kalam Kudus Makassar, 3(4), 125–130.
  18. Sulianto, J., Untari, M. F. A., & Yulianti, F. (2014). Profil Cerita Anak Dan Media Boneka Tangan Dalam Metode Bercerita Berkarakter Untuk Siswa SD. Mimbar Sekolah Dasar, 1(2), 113–122. https://doi.org/10.17509/mimbar-sd.v1i2.872
  19. Susilowati, E., & Rahmawati, E. Q. (2020). Pengaruh Status Gizi Terhadap Potensi Intelektual Anak Usia Sekolah Di SDIT Bina Insani Lirboyo Kediri. Judika (Jurnal Nusantara Medika), 4(1), 1–8. Diambil dari https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/akper/article/view/14317
  20. Trianingsih, R. (2016). Pengantar Praktik Mendidik Anak Usia Sekolah Dasar. Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI, 3(2), 197–211.
  21. Yunus, N. (2014). Implikasi Perkembangan Intelektual Dan Pemerolehan Bahasa Dalam Pengajaran Bahasa (Indonesia). Al-Ta’lim: Media Informasi Pendidikan Islam, 13(1), 97–106.