Penggunaan pendekatan open-ended untuk mengembangkan intelektual siswa dalam pembelajaran matematika

Journal of Educational and Learning Studies November 26, 2021 Volume 4, Number 2 3 authors

Abstract

Matematika bukanlah ilmu instan yang siap dituangkan ke dalam diri siswa, melainkan sebagai sarana berpikir agar siswa menjadi kritis dan kreatif. Oleh karena itu, pembelajaran matematika perlu mengacu pada proses berpikir kritis dan kreatif. Pendekatan open-ended merupakan salah satu alternatif yang dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika yang akan mengarahkan siswa untuk mampu berpikir kritis sehingga perkembangan intelektual siswa meningkat. Pendekatan open-ended mengacu pada prinsip bahwa proses, hasil, dan cara mendapatkan jawaban semuanya terbuka. Prinsip inilah yang membangun kegiatan interaktif antara matematika dan siswa sehingga pendekatan open-ended berguna untuk mengembangkan intelektual siswa dalam pembelajaran matematika.

Authors

  1. Asnul Chandra

    Fakulitas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Padang

  2. Neviyarni Suhaili

    Fakulitas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Padang

  3. Irdamurni Irdamurni

    Fakulitas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Padang

Keywords

References

  1. Alhaddad, I. (2012). Penerapan Teori Perkembangan Mental Piaget Pada Konsep Kekekalan Panjang. Infinity Journal, 1(1), 31. https://doi.org/10.22460/infinity.v1i1.5
  2. Ariyadi Wijaya, 2012, Pendidikan Matematika Realistik: Graha Ilmu. Yogyakarta
  3. Budhi Setyono. 2006. Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Pokok Bahasan Pengukuran dengan Metode Pembelajaran Problem Posing Siswa Kelas IV Semester 2 Tahun Ajaran 2015/2016 MI Roudlotul Huda, Skripsi (Universitas Negri Semarang) situs: http://digilib.unnes.ac.id/gsdl/skripsi/archives/HADH6b50/43eae62c.dir/doc.pdf.
  4. Ellya, R. (2012). Pengaruh Metode Bermain Kreatif Terhadap Prestasi Belajar Matematika Anak Sekolah Dasar. Malih Peddas, 2(2), 51–57. Diambil dari http://journal.upgris.ac.id/index.php/malihpeddas/article/view/502
  5. Erman Suherman, dkk. 2003. Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer, (Bandung: JICA,), h. 125
  6. Gatot Muhsetyo, dkk, 2007, Pembelajaran Matematika SD : Universitas Terbuka. Jakarta
  7. Heruman, S. Pd, M. Pd, 2013, Model Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar:PT Remaja Rosdakarya. Bandung
  8. Irmawati. 2016. “Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Melalui Model Creative Problem Solving (CPS) pada Pelajaran Matematika Di MTsN Bereneun”, Skripsi, Banda Aceh: UIN Ar-Raniry, , h. 1
  9. Kennedy, Leonard M, 1994 Guiding Childreen’s Learning of Mathematics : United State of America. America
  10. Khaulani, F., S, N., & Irdamurni, I. (2020). Fase Dan Tugas Perkembangan Anak Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 7(1), 51. https://doi.org/10.30659/pendas.7.1.51-59
  11. Kusmiyati, Y., Meilani, N., & Ismail, S. (2013). Kadar Hemoglobin dan Kecerdasan Intelektual Anak. Kesmas: National Public Health Journal, 8(3), 109. https://doi.org/10.21109/kesmas.v8i3.353
  12. Lestari, L. (2013). Pengaruh Pendekatan Open-Ended Terhadap Pemahaman Matematis Melalui Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMP (Studi Eksperimen di Kelas VIII SMPN 7 Kota Cirebon (Doctoral dissertation, IAIN Syekh Nurjati Cirebon).
  13. Ninawati, M. (2012). Kajian Dampak Bilingual Terhadap, (Pendidikan), 25.
  14. Novikasari, I. (2009). Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa melalui Pembelajaran Matematika Open-ended di Sekolah Dasar. INSANIA: Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 14(2), 346-364.
  15. Prastowo, A. (2014). Pemenuhan Kebutuhan Psikologis Peserta Didik Sd/Mi Melalui Pembelajaran Tematik-Terpadu. JURNAL JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar), 1(1), 1. https://doi.org/10.26555/jpsd.v1i1.a538
  16. Priyatnomo, M. A., Nurhasanah, & Chamdani, M. (2016). Aspek Kematangan Berfikir ( Intelektual ) Anak. Prosiding Seminar Nasional Inovasi Pendidikan, 538–544.
  17. Samio, S. (2018). Aspek – Aspek Pertumbuhan Dan Perkembangan Peserta Didik. Best Journal (Biology Education, Sains and Technology), 1(2), 36–43. https://doi.org/10.30743/best.v1i2.791
  18. Sulianto, J. (2011). Keefektifan Model Pembelajaran Kontekstual dengan pendekatan open ended dalam aspek penalaran dan pemecahan masalah pada materi segitiga di kelas VII. Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar), 1(1).
  19. Susilowati, E., Rahmawati, E. Q., Dharma, A. K., & Kediri, H. (2020). Pengaruh Status Gizi Terhadap Potensi Intelektual Anak Usia Sekolah Di Sdit Bina Insani Lirboyo Kediri. Judika (Jurnal Nusantara Medika), 4(1), 11–18. Diambil dari https://ojs.unpkediri.ac.id/index.php/akper/article/view/14317
  20. Suyanto. 2009. Menjelajah Pembelajaran Inovatif, (Sidoarjo: Masmedia buana Pustaka.), cet. 1, h. 62
  21. Utami, R. W., Endaryono, B. T., & Djuhartono, T. (2020). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Melalui Pendekatan Open-Ended. Jurnal Faktor UNINDRA, 7(1), 43-48.
  22. Van De Walle, John A. Translate 2008, Pengembangan Pengajaran Matematika Sekolah dasar dan Menengah: Erlangga.Jakarta
  23. Wulandari, F. (2017). Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Melalui Pendekatan Open-ended pada Mata Pelajaran Matematika di Kelas IV MIN Miruk Taman Aceh Besar (Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry Banda Aceh).
  24. Yunus, N. (2014). Implikasi Perkembangan Intelektual Dan Pemerolehan Bahasa Dalam Pengajaran Bahasa (Indonesia). Al-Ta’lim, 13(1), 97–106.