Gambaran emotional eating pada remaja Indonesia: studi cross-sectional berdasarkan karakteristik demografis

Journal of Counseling, Education and Society May 08, 2026 Volume 7, Number 1 3 authors

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kecenderungan emotional eating behavior pada remaja berdasarkan jenis kelamin, usia, dan urutan kelahiran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 806 remaja berusia 12-19 tahun yang diperoleh melalui teknik voluntary response sampling. Data dikumpulkan menggunakan subskala emotional eating dari Dutch Eating Behavior Questionnaire (DEBQ). Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa sebagian besar remaja berada pada kategori jarang (38%), diikuti kategori terkadang (30%) dan tidak pernah (21%). Secara deskriptif, terdapat variasi skor rata-rata emotional eating berdasarkan jenis kelamin, usia, dan urutan kelahiran. Remaja laki-laki memiliki rata-rata skor sedikit lebih tinggi dibandingkan perempuan, dan remaja usia 12-15 tahun menunjukkan rata-rata lebih tinggi dibandingkan usia 16-19 tahun. Namun demikian, perbedaan tersebut belum diuji menggunakan analisis statistik inferensial sehingga tidak dapat disimpulkan sebagai perbedaan yang signifikan. Temuan ini menunjukkan adanya variasi kecenderungan emotional eating pada remaja berdasarkan karakteristik demografis. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan dengan desain yang lebih kuat untuk menguji hubungan antar variabel secara lebih mendalam

Authors

  1. Anggi Silvia Ningsih

    Departement of Guidance and Counseling, Faculty of Education, Universitas Negeri Padang, Padang - West Sumatera - Indonesia

  2. Ifdil Ifdil

    Departement of Guidance and Counseling, Faculty of Education, Universitas Negeri Padang, Padang - West Sumatera - Indonesia

  3. Annisaislami Khairati

    Universitas Negeri Padang

Keywords

References

  1. No references are available for this article.